TIPS MEMAKSIMALKAN GADGET UNTUK SARANA BELAJAR SI KECIL

TIPS MEMAKSIMALKAN GADGET UNTUK SARANA BELAJAR SI KECIL

Ada sejumlah cara guna dapat memaksimalkan gadget guna sarana belajar si kecil, laksana sebagai berikut:

Pertama, orang tua wajib menyerahkan aturan dalam menyerahkan gadget. Aturan sangat menyerahkan peranan penting sebab dengan mempunyai aturan yang disepakati di dalam family maka pemakaian gadget dapat dilaksanakan dengan bijak. Ada sejumlah contoh aturan yang bisa diterapkan, laksana tidak memegang telepon genggam ketika jam santap atau tidak ada pemakaian gadget satu jam sebelum jam tidur. Supaya anak mau tercebur dengan aturan pemakaian gadget maka dianjurkan orang tua ikut tercebur dalam mengekor aturan itu sebagai role model. Dengan begitu, anak akan berjuang mengikuti urusan yang sama. Untuk anak umur dua sampai lima tahun, berikan aturan secara visual (dalam format gambar) untuk menolong anak mengetahui aturan yang ada.

Kedua, orang tua mesti menemani anak saat memakai gadget. Hal ini bisa memaksimalkan gadget sebagai sarana belajar anak. Khusus anak umur dua sampai lima tahun, berikan program yang mempunyai kualitas baik dan dampingi anak ketika menggunakannya. Usahakan untuk memberi batas pemakaiaan gadget melulu satu jam dalam satu hari. Saat mendampingi, orang tua bisa berperan aktif guna bertanya untuk anak contohnya “Berdasarkan keterangan dari kamu, mengapa tokoh tersebut menangis ya?” atau “Apa yang dapat kamu tolong kalau lihat rekan jatuh laksana tokoh itu?”. Dengan begitu, anak sekaligus berlatih untuk meneliti dan menyimak situasi. Di samping itu, anak menjadi aktif dalam melatih keterampilan berkomunikasi saat membalas pertanyaan dari orang tua.

Ketiga, libatkan software yang dipakai dengan pekerjaan bergerak dalam dunia nyata. Orang tua dapat memakai apa yang terdapat dalam software gadget guna mengembangkan permainan interaktif dengan permainan sensori, berdendang bersama, menyimak buku, ataupun dengan pekerjaan motorik. Misalnya, software gadget mengajarkan anak guna berhitung. Saat anak lancar dalam berhitung, berikan permainan di lokasi tinggal seperti memungut bola dari satu titik untuk ditaruh ke titik lain seraya berlari. Variasikan pekerjaan ini dengan berhitung. Dengan melibatkan seluruh indra dan bergerak, pertumbuhan sensomotorik guna anak menjadi lebih optimal.

Keempat, hindari pemakaian gadget ketika jam rutinitas. Supaya pembelajaran lebih efektif, tentukan kapan anak belajar melalui software di gadget dan kapan anak belajar dalam kehidupan sehari-hari. Kedua urusan ini butuh ditentukan dengan tidak mengganggu jam santap dan istirahat anak. Kenapa? Supaya secara kondisi jasmani dan mental anak tetap terjaga dengan baik. Jika jam keperluan dasar mereka berantakan, maka pembelajaran yang lain pun tidak maksimal.

Kelima, berikan anak pilihan pekerjaan dan apa yang hendak mereka ketahui. Dengan menyerahkan hak guna memilih, anak juga belajar menjadi lebih percaya diri pada pilihannya. Hal ini memotivasi anak saat hendak memenuhi rasa hendak tahunya. Diharapkan pembelajaran pun menjadi lebih efektif sebab anak termotivasi dengan apa yang hendak mereka tahu. Jadi saat hendak belajar, orang tua bisa menanyakan untuk anak “Kira-kira anda lagi hendak tahu mengenai apa? Apa yang anda suka?” dan lainnya. Dengan begitu, orang tua pun dapat mengobservasi apa yang menjadi minat anak belajar ketika itu.

Sumber : http://www2.ogs.state.ny.us/help/urlstatusgo.html?url=www.pelajaran.co.id/