Pemprov DKI Kembangkan CRM untuk Proses Aduan Warga Jakarta

Pemprov DKI Kembangkan CRM untuk Proses Aduan Warga Jakarta

Pemprov DKI Kembangkan CRM untuk Proses Aduan Warga Jakarta
Pemprov DKI Kembangkan CRM untuk Proses Aduan Warga Jakarta

Pemprov DKI Jakarta mengembangkan sistem Cepat Respon Masyarakat

untuk memproses aduan masyarakat. (CRM) itu merupakan wujud inovasi dalam menyelesaikan segala masalah nondarurat di Jakarta.

Ini mulai dari permasalahan sampah, pelanggaran perda/pergub, parkir liar, dan sebagainya.

Layaknya sebuah sistem, Cepat Respon Masyarakat memiliki alur kerja tersendiri. Alur pertama, masyarakat menyampaikan permasalahan nondarurat yang ditemukan melalui kanal pengaduan resmi.

Lihat juga:Anies Lelang 10 Jabatan Penting di Pemprov DKI

 

“Selanjutnya, melalui aplikasi CRM, kelurahan atau dinas terkait akan mendapat notifikasi permasalahan yang disampaikan masyarakat. Proses sederhana seperti ini membuat waktu koordinasi dan penyelesaian masalah menjadi lebih efisien dengan hasil yang efektif,” ujar pihak Pemprov DKI Jakarta dalam keterangan tertulis.

Karena penanganan aduan warga melalui sistem Cepat Respon Masyarakat sudah daring, tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa berkoordinasi dengan OPD lain dalam waktu singkat.

Laporan masyarakat pun bisa langsung ditangani melalui aplikasi CRM

, baik yang berbasis aplikasi web maupun mobile.

Laporan Terselesaikan

Untuk menjaga kualitas layanan kepada warga, OPD dituntut untuk bekerja dalam tenggat waktu serta alur tindak lanjut dan pembagian kewenangan. Selain itu, OPD juga harus mengoordinasikan laporan dalam rerata waktu maksimal 6 jam dan harus menyelesaikan laporan dalam rerata waktu maksimal 7 hari.

“Alhasil, sejak Januari 2018 hingga September 2019, sistem Cepat Respon Masyarakat mencatat 186.685 laporan telah terselesaikan. Dengan kata lain, OPD menyelesaikan rata-rata 673 laporan per hari.”

 

Sumber :

https://namabayi.co.id/