Membongkar Gurita Cikeas, Di Balik Skandal Bank Century

Membongkar Gurita Cikeas, Di Balik Skandal Bank Century

Membongkar Gurita Cikeas, Di Balik Skandal Bank Century
Membongkar Gurita Cikeas, Di Balik Skandal Bank Century

Yogyakarta: George Junus Aditjondro tidak heran jika bukunya “Membongkar Gurita Cikeas, Di Balik Skandal Bank Century” akan ditarik dari peredaran. Saat mengadakan konperensi pers di kantor Penerbit Galang Pers, Kawasan Kejayan Yogyakarta, Minggu (27/12) sekitar pukul 13:20, Aditjondro juga mengaku tidak merasa gundah.

“Bagi saya, tidak apa-apa buku tersebut diborong, atau ditarik sekalipun. Justru buku tersebut akan dicari terus, karena banyak yang penasaran,” ujarnya. Malah, mantan wartawan ini kembali mengingatkan, “Kalau isinya tidak setuju atau ditolak, lebih baik dengan membuat buku baru, jangan menariknya dari peredaran.”

Penjelasan Aditjondro ini terkait dengan sinyalemen, buku yang sebagian diedarkan lewat jaringan toko buku Gramedia itu, tiba-tiba menghilang. Dari situlah muncul isu bahwa pihak toko buku ditekan agar buku itu ditarik dari pasaran.

Buku “Membongkar Gurita Cikeas, Di Balik Skandal Bank Century” dinilai kontroversi. Isinya antara lain menyignkap soal dugaan keterlibatan Presiden Yudhoyono dan keluarganya dalam kasus Bank Century. Yayasan-yayasan yang dikelola keluarga Cikeas juga disebut sebagai motor dalam mencari dukungan politik dan mencari dana.

Presiden Yudhoyono, melalui juru bicaranya Julian Pasha. juga sudah menyatakan sikap. Presiden, jelas Julian, prihatin dengan data-data yang disajikan dalam buku itu karena banyak berisi ketidakbenaran dan fitnah. Namun, tambahnya belum ada intruksi menarik buku itu dari peredaran [baca: Presiden: Buku Membongkar Gurita Cikeas Fitnah]. (ETA)

Baca Juga :