KEKURANGAN DEMOKRASI LIBERAL

KEKURANGAN DEMOKRASI LIBERAL

KEKURANGAN DEMOKRASI LIBERAL

Selain memiliki berbagai keunggulan, demokrasi liberal tentu juga tidak luput dari yang namanya kekurangan. Ada beberapa kekurangan yang dimiliki oleh sistem demokrasi liberal. Berikut adalah penjelasannya.

1. INDIVIDUALITAS SEMAKIN TINGGI

Kekurangan pertama yang dimiliki oleh demokrasi liberal adalah adanya tingkat individualitas yang semakin tinggi. Orang menjadi lebih terfokus pada diri mereka sendiri karena kebebasan yang dimiliki. Sehingga, rasa kekeluargaan dan gotong royong dalam berbagai hal menjadi berkurang karena adanya sistem ini.

2. TIDAK BERFOKUS UNTUK PERENCANAAN JANGKA PANJANG

Sistem demokrasi liberal memang cenderung fokus kepada rencana jangka pendek. Hal ini merupakan kelebihan sekaligus kekurangan. Terlalu fokus kepada jangka pendek akan membuat pemerintahan tidak mengedepankan jangka panjang. Padahal, rencana jangka panjang sangatlah penting untuk meningkatkan pembangunan di masa mendatang.

3. DEMOKRASI LANGSUNG MENJADI BERKURANG

Karena sistem demokrasi liberal menuntut adanya peran rakyat dan parlemen dalam mengambilan keputusan, maka bisa dikatakan sistem ini tidak menggunakan demokrasi langsung. Padahal, demokrasi langsung sangatlah penting untuk diterapkan dalam waktu tertentu.

4. KEKUASAAN DAPAT DIMONOPOLI OLEH KAUM BORJUIS

Kekurangan dari demokrasi liberal yang berikutnya adalah adanya potensi kekuasaan yang dimonopoli oleh kaum borjuis. Mengingat kompetisi pada demokrasi ini semakin besar dan ketat, maka bisa saja kaum borjuis menggunakan segala cara untuk dapat menguasai jalannya pemerintahan.

5. KONFLIK AGAMA DAN SUKU MENJADI TINGGI

Berikutnya, demokrasi liberal bisa memicu munculnya konflik agama dan ras yang semakin tinggi. Individualitas tidak hanya terjadi pada diri individu, namun juga pada kelompok atau suku. Sehingga, hal tersebut dapat memicu terjadinya konflik antar ras dan antar agama di tengah masyarakat.

6. SERANGAN UNTUK TERORISME SEMAKIN TINGGI

Kekurangan dari demokrasi liberal berikutnya adalah meningkatnya serangan terorisme. Serangan ini disebabkan karena kelompok radikal yang tidak sepakat dengan paham liberal. Kemudian memicu adanya ancaman terhadap pemerintah.


Baca Juga :