DIAGNOSA KEPERAWATAN DAN INTERVENSI KEPERAWATAN

 DIAGNOSA KEPERAWATAN DAN INTERVENSI KEPERAWATAN

  1. Nyeri

  2. Dapat Dihubungkan dengan:
  3. Adanya desakan / pembengkakan oleh nodule tumor
  4. Kemungkinan dibuktikan dengan :
  5. Adanya keluhan nyeri daerah leher, bisa menyebar ke daerah orbital.
  6. Skala nyeri 0 – 10
  7. Tampak menahan nyeri
  8. Adanya nyeri telan dan kesulitan menelan
  9. Hasil yang diharapkan :
  10. Melaporkan nyeri hilang / berkurang
  11. Skala nyeri 0-2
  12. Tampak relax
  13. Tak ada keluhan menelan
  14. Intervensi Keperawatan :
  15. Observasi adanya tanda-tanda nyeri baik verbal maupun nonverbal
  16. Ajarkan dan anjurkan pasien untuk menggunakan tehnik relaksasi
  17. Kolaborasi pemberian analgetik
  18. Bersihan Jalan Nafas Tak Efektif
  19. Dapat Dihubungkan dengan :
  20. Obstruksi trachea akibat desakan massa tumor
  21. Spasme Laringeal
  22. Penumpukan sekret
  23. Kemungkinan dibuktikan dengan :
  24. Kesulitan bernafas
  25. Kesulitan mengeluarkan secret
  26. Mengeluh sesak nafas
  27. Respirasi diatas normal
  28. Hasil yang diharapkan :
  29. Tidak ada kesulitan pernafasan
  30. Secret mudah keluar
  31. Tidak mengeluh sesak nafas
  32. Respirasi dalam batas normal (16-24)
  33. Intervensi Keperawatan :
  34. Pantau frekuensi pernafasan, kedalaman dan kerja pernafasan
  35. Auskultasi suara nafas, catat adanya ronchi
  36. Kaji adanya dyspneu, stridor dan sianosis
  37. Perhatikan kualitas pernafasan
  38. Latihan nafas dalam dan atau batuk efektif sesuai indikasi
  39. Selidiki adanya penumpukan secret dan lakukan penghisapan dengan hati-hati sesuai indikasi
  40. Kolaborasi pemberian therapi Oksigen bila perlu
  41. Kerusakan Komunikasi Verbal
  42. Dapat Dihubungkan dengan :
  43. Cedera Pita suara
  44. Kerusakan saraf laryngeal
  45. Edema jaringan
  46. Kemungkinan dibuktikan dengan :
  47. Bicara parau /tidak dapat berbicara
  48. Kerusakan artikulasi
  49. Hasil yang diharapkan :
  50. Mampu menciptakan metode komunikasi dimana kebutuhan dapat dipahami
  51. Intervensi Keperawatan :
  52. Kaji fungsi bicara secara periodic
  53. Pertahankan komunikasi sederhana
  54. Memberikan metode komunikasi alternative yang sesuai
  55. Antisipasi kebutuhan sebaik mungkin

baca juga :