Berantas Buta Huruf Alquran

Berantas Buta Huruf Alquran

Berantas Buta Huruf Alquran
Berantas Buta Huruf Alquran

SMPN 18 Kota Bekasi memprioritaskan siswanya untuk tadarus Alquran

selama kegiatan ekstrakulikuler rohani islam (Rohis). Pasalnya, masih banyak siswa di sekolah ini yang buta huruf Alquran.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMPN 18 Kota Bekasi Sugiyarto mengatakan, sekolahnya memiliki total 1.080 siswa mulai dari kelas 7-9. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh pihak sekolah, siswa yang memiliki kemampuan dalam bidang keagamaan khususnya membaca Alquran masih sangat rendah.

”Berdasarkan survey skala kecil, hampir sebagian besar atau sekitar 50 persen

dari jumlah siswa tak mampu membaca Alquran,” ujar Sugiyarto kepada Radar Bekasi, Kamis (10/10).

Padahal diakuinya, kemampuan membaca Alquran sangat penting untuk membangun karakter dan akhlak peserta didik. Oleh karena itu, siswa yang buta huruf Alquran wajib mengikuti ekskul Rohis.

Tadarus Alquran itu rutin dilakukan secara bersama oleh seluruh siswa muslim setiap satu bulan sekali.

”Upaya-upaya akan dilakukan, namun saat ini kami akan lebih prioritaskan untuk memberantas buta baca Alquran kepada siswa. Kami akan data setiap kelas siapa saja yang masih belum bisa membaca Alquran dan kemudian akan kami jadwalkan untuk bisa mengikuti kegiatan ekskul rohis,” tuturnya.

Selama kegiatan tersebut dijalankan, cukup efektif untuk memberikan kemampuan siswa dalam membaca Alquran. Sugiyarto berharap, seluruh siswa dapat maksimal mengikuti ekskul Rohis. Dengan demikian karakter yang lebih baik dapat tertanam di dalam diri siswa sejak dini.

 

Baca Juga :