1.500 Guru PAUD Siap Cerdaskan Anak Sejak Dini di Kabupaten Mojokerto

1.500 Guru PAUD Siap Cerdaskan Anak Sejak Dini di Kabupaten Mojokerto

1.500 Guru PAUD Siap Cerdaskan Anak Sejak Dini di Kabupaten Mojokerto
1.500 Guru PAUD Siap Cerdaskan Anak Sejak Dini di Kabupaten Mojokerto

Tercatat, guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Mojokerto

sebanyak 1.500 orang. Mereka menyatakan siap mencerdaskan anak sejak dini yang ada di Kabupaten Mojokerto.

Hal tersebut disampaikan Ketua Himpunan Tenaga Pendidik Anak Usia Dini (Himpaudi) Kabupaten Mojokerto, Khoirul Izza di hadapan Bunda PAUD Kabupaten Mojokerto, Yayuk Pungkasiadi yang didampingi Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi.

Dalam acara gerakan nasional orang tua membacakan buku (Gernas Baku), sekaligus peningkatan gizi keluarga melalui program Gerakan Makan Telur Ayam Bagi Putra-putri Indonesia (Gemarampai) di gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Ketua Himpaudi dalam laporan sambutannya mengajak semua untuk lebih aware

dengan pendidikan pada anak usia dini. “Usia dini adalah masa keemasan bagi seorang anak untuk dibentuk karakternya. Masa kanak-kanak adalah masa keemasan,” ungkapnya, Minggu (28/7/2019).
Baca Juga:

43 Orang Pejabat Pemkab Mojokerto Dilantik
Kejari Kabupaten Mojokerto: Belum Tetapkan Tersangka Proyek Irigasi
Wabup Mojokerto Ingatkan Bijak Bermedia Sosial
Pelayanan Ramah Anak (PRA) UPT Puskesmas Gondang Mojokerto Diverifikasi
Pemkab Mojokerto Rapat Koordinasi Lintas Sektoral

Menurutnya, penting bagi para orang tua untuk memberi pondasi pendidikan yang baik kepada anak sejak dini.

Sehingga, sebanyak 1.500 guru PAUD di Kabupaten Mojokerto berkomitmen untuk ikut mencerdasakan generasi sejak dini.

Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi mengapresiasi terhadap kegiatan tersebut karena sebagai daya dukung yang tepat bagi tumbuh kembang anak. “Telur dan susu adalah bahan pangan penting, bagi tumbuh kembang anak. Kita galakkan terus dalam Gemarampai, supaya dikonsumsi teratur. Gernasbaku juga demikian,” ujarnya.

Terlebih, lanjut orang nomor dua di Kabupaten Mojokerto ini, saat ini maraknya pertumbuhan gadget. Sehingga anak harus dibudayakan membaca. Lebih baik lagi, tegas Wakil Bupati, anak didampingi dengan orang tua.

Acara ini juga dihadiri Kepala OPD terkait antara lain Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dispendukcapil, dan seluruh Bunda PAUD kecamatan se-Kabupaten Mojokerto. [

 

Sumber :

https://education.microsoft.com/Story/CommunityTopic?token=HORwW